Apakah Efektif Berpromosi Lewat Komentar Pada Postingan Sosmed Orang lain?

Apakah Efektif Berpromosi Lewat Komentar Pada Postingan Sosmed Orang lain?

Anda pengguna Facebook atau instagram? Pernahkah Anda membaca sebuah komentar dari postingan yang sangat jauh tidak relevan dengan topik yang sedang dibahas? misalnya dalam postingan kabar berita dari akun kantor berita. Pemberitaan tentang Kongres Partai Buruh di Pyongyang, Korea Utara.

Ada banyak yang menanggapi pro kontra dalam permasalahan ini, namun tiba-tiba muncul sebuah komentar yang berisi promosi bisnis multi level marketing dengan omset miliaran rupiah per-hari. Tentu terlihat lucu bukan? Namun bagi pengguna sosial media di Indonesia hal semacam ini sudah sangat lumrah dan biasa terjadi.

Aneh namun memang nyata adanya, atau apakah justru Anda orang-orang yang sering memposting komentar promosi demikian? Jika memang iya, cobalah pikir apakah Anda sudah dapat menjaring klien lewat cara berpromosi demikian. Mungkin tidak, atau jika beruntung Anda akan mendapatkan. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apakah efektif berpromosi lewat komentar pada postingan orang lain? Kami yakin Anda menjawab tidak, berikut ulasannya:

  • Orang Tidak Akan Memperhatikan Postingan Promosi

Postingan promosi kemungkinan besar tidak akan diperhatikan oleh pengguna sosial media yang lain. Postingan semacam ini sudah otomatis akan dianggap sebagai spam yang tidak berguna. Jadi sepertinya Anda tidak perlu berharap banyak mendapatkan klien dari cara berpromosi ‘norak’ semacam ini.

  • Tidak Relevan dan Orang Malas Membaca

Tidak relevan dengan topik yang sedang dibahas, akhirnya postingan Anda menjadi malas dibaca. Apalagi jika komentar promosinya terlalu panjang dan penuh dengan iming-iming yang tidak masuk akal. Anda hanya menghabiskan waktu dan tenaga saja untuk melakukan hal semacam ini.

  • Mereka Sedang Tidak ingin Berbelanja atau Bergabung Dengan Bisnis

Jika postingan tentang berita perang di Irak, tentu saja orang-orang yang ikut memberikan opini sedang terkonsentrasi pada topik perang tersebut. Mereka mungkin memperdekatkan bagaimana keterlibatan Amerika Serikat. Jadi kesimpulannya mereka sedang tidak ingin berbelanja atau sedang tidak fokus untuk mengikuti program bisnis yang ditawarkan sang pembuat promosi di komentar.

  • Promosi Pada Komentar Sering Dianggap Penipuan

Apakah Anda mudah percaya pada bisnis atau penjualan produk yang dipromosikan pada komentar? Pada umumnya orang tidak akan percaya. Pasalnya penjual asli akan berpromosi pada jalur yang benar, misalnya membuat postingan sendiri atau bahkan penjualannya akan terkhusus lewat situs website resmi maupun fans page Facebook resmi. Promosi lewat komentar menunjukan ketidaktertiban dan kurang beretika dalam bersosial media.

Jadi bagi Anda yang masih sering mempromosikan lewat kolom komentar orang lain, sebaiknya Anda cepat-cepat ‘bertaubat’ karena tindakan Anda hanyalah membuang-buang waktu dan tidak ada gunanya.  Komentar spam beresiko akan diblokir.

 

Sumber tulisbaca.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *